Brand baru sering kali menghadapi tantangan berat saat pertama kali dikenalkan. Identitas belum kuat, awareness minim, dan penjualan jauh dari target. Dalam lanskap digital yang makin sesak, strategi branding konvensional tak cukup untuk membuat sebuah brand benar-benar hidup dan menonjol. Di sinilah pentingnya memahami peran riset dan aktivasi brand secara menyeluruh.
Langkah awal sebelum brand dapat ‘bersuara’ di tengah pasar adalah menyusun fondasi yang solid: audit brand, strategi yang tajam, hingga implementasi yang presisi. Aktivasi brand bukan sekadar kampanye viral atau promosi besar-besaran. Ini tentang menghidupkan pesan, menguatkan koneksi emosional, dan membangun jalur keterlibatan yang berkelanjutan antara brand dan audiens.
Brand activation adalah fase penyempurna yang menghubungkan kehadiran brand dengan target audiens melalui pendekatan yang strategis dan efisien—baik dari segi anggaran maupun pesan. Aktivasi yang tepat membuka arah dan tujuan brand ke depan secara lebih terarah.
Proses ini dimulai dengan mengidentifikasi posisi brand di lima fase utama dari marketing funnel:
- Awareness: Seberapa luas brand dikenal publik?
- Interest: Bagaimana persepsi awal publik terhadap produk atau layanan?
- Conversion: Apakah audiens mulai membeli?
- Loyalty: Sejauh mana pelanggan melakukan pembelian ulang?
- Advocate: Apakah pelanggan bersedia merekomendasikan brand?
Menjawab pertanyaan di atas membuka peta posisi brand dan memudahkan perencanaan aktivasi yang tepat sasaran. Strateginya pun mengikuti alur sistematis:
- Build Credibility
- Lay Down The Fact
- Convert Into Loyalty
- Turn The Loyalty Into Advocates
Medium penyebaran pesan brand dapat disesuaikan berdasarkan efektivitas biaya dan kekuatan pesan. Beberapa opsi yang terbukti relevan:
- Media cetak: koran, majalah
- Iklan digital: Google Ads, Meta Ads
- Media sosial: TikTok, Instagram, YouTube, Twitter
- Saluran tradisional: TV, radio
Kunci dari semua itu adalah: riset yang akurat dan aktivasi yang strategis. Tanpa keduanya, brand hanya akan berjalan di tempat tanpa arah, tanpa nyawa.
Ingin memastikan brand lebih dari sekadar dikenal, tapi juga dipercaya dan dicintai? Saatnya berkolaborasi dengan partner agency branding strategis yang memahami ritme dan dinamika pasar. Sagha Creative hadir dengan pendekatan berbasis data, riset mendalam, dan aktivasi kreatif yang menghidupkan brand secara utuh di era digital.
Aktifkan brand. Bangun koneksi. Melejitkan dampak.
